FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA

Tomi Jepisa

Abstract


Abstrak

Insomnia merupakan perubahan pola tidur dalam memulai atau mempertahankan tidur walaupun ada keinginan untuk melakukanya. Data ditemuka  60% lansia mengalami ganguan tidur seperti sulit memulai tidur, lansia mengeluhkan sering terbangun di malam hari, bahkan ada lansia yang mengkonsumsi obat tidur agar dapat tidur di awal waktu.  Insomnia ini dipengaruhui oleh beberapa faktor diantaranya karakteristik lansia, gaya hidup dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentan hubungan karakteristik lansia, gaya hidup dan kecemasan Dengan Insomnia pada Lansia di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Jenis penelitian analitik pelaksanaan penelitian tanggal 22-28 Januari 2018 di Puskesmas Belimbing. Dengan jumlah sampel 76 orang. Data dianalisis mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square nilai p ≤ 0,05. Hasil penelitian didapatkan (60,1%) usia telah lanjut dengan insomnia, (52,6%) jenis kelamin laki-laki dengan insomnia, (61,6%) gaya hidup buruk dengan insomnia, (67,6%) kecemasan berat dengan insomnia, (66,1%) insomnia. Ada hubungan yang bermakna antara gaya hidup dengan  insomnia, dan kecemasan dengan insomnia. Hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi puskesmas belimbing sebagai wilayah binaan bagi lansia untuk dapat melakukan skrining untuk mendeteksi insomnia sehingga bisa memberikan intervensi yang tepat terhadap lansia yang sulit tidur disamping memberikan edukasi tentang gaya hidup yang sehat         

Kata Kunci: Karakteristik lansia, Gaya Hidup, Kecemasan dan Insomnia

 

FACTORS RELATED TO ELDERLY INSOMNIA

Abstract

Insomnia is a change in sleep patterns in starting or maintaining sleep despite the desire to do so. Preliminary data found 60% of the elderly experienced sleep disorders such as difficulty starting sleep; the elderly complained that they often woke up at night, even some elderly who took sleeping pills to be able to sleep at the beginning of time. Insomnia is influenced by several factors including the characteristics of the elderly, lifestyle and anxiety. This study aims to obtain an overview of the relationship of characteristics of the elderly, lifestyle and anxiety with Insomnia in the Elderly at Belimbing Health Center, Padang City. This type of analytical research researched on 22-28 January 2018 at the Belimbing Health Center. With a sample size of 76 people. Were are analyzed using univariate and bivariate analysis using the Chi-square test p-value 0.05. The results showed (60.1%) advanced age with insomnia, (52.6%) male sex with insomnia, (61.6%) bad lifestyle with insomnia, (67.6%) severe anxiety with insomnia, (66.1%) insomnia. There is a significant relationship between lifestyle and insomnia, and anxiety with insomnia. The results of this study can be a guideline for Puskesmas Belimbing as an area for the elderly to be able to screen to detect insomnia so that they can provide appropriate interventions for elderly who have difficulty sleeping while providing education about a healthy lifestyle.

 

 Keywords: Characteristics of the elderly, Lifestyle, Anxiety, Insomnia Events

 


Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Indonesia. (2010). Jumlah Dan Distribusi Penduduk 2010. Retrieved from http://sp2010.bps.go.id/index.php/site/topik?kid=1&kategori=Jumlah-dan-Distribusi-Penduduk.

Barbara, J., Erb, G., Berman, A. J., Snyder, S., Kozier, B., & Berman, A. K. (2008). Fundamentals of Nursing: Concepts, Process, and Practice. New Jersey: Prentice Hall.

Dariah, E. D., & Okatiranti. (2015). Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Lansia di Posbindu Anyelir Kecematan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(2), 87–104.

Ernwati, & Susanto, A. (2010). Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Insomnia pada Lanjut Usia di Desa Gayam Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo. Berita Ilmu Keperawatan, 3(2).

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kim, W., Kim, B., Kim, S., Chang, S., Lee, D., Cho, M., & Bae, J. (2013). Prevalence of insomnia and associated factors in a community sample of elderly individuals in South Korea. Int Psychogeriatr, 10(1).

Mousavi1, F., Tavabi1, A., Iran-Pour, E., Tabatabaei, R., & Golestan, B. (2012). Prevalence and Associated Factors of Insomnia Syndrome in the Elderly Residing in Kahrizak Nursing Home, Tehran, Iran. Iranian J Publ Health, 41(1), 96–106.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Siregar, H., & Mukhlida. (2011). Mengenal Sebab-Sebab Akibat-Akibat dan Cara Terapi Insomnia. Yogyakarta: Flashbooks.

Sohat, F., Bidjuni, H., & Kallo, V. (2014). Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Insomnia Pada Lansia di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Paniki Kecamatan Mapanget Manado. Sam Ratulangi, 1(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.33757/jik.v3i1.184

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


E-ISSN : 2597-8594 (Online) P-ISSN : 2580-930X (Cetak)
Publish by STIKes Alifah Padang
Jl. Khatib Sulaiman No 52 B Kota Padang. Telp 0751-7059849. Fax 0751-7059849. Website: www.stikesalifah.ac.id
Email : jik.alifah@stikesalifah.ac.id
Creative Commons License
This JIK Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.