Keterlambatan Onset Laktasi pada Ibu Postpartum Normal

Ribka Nova Sartika Sembiring

Abstract


Keterlambatan onset laktasi berhubungan dengan rendahnya pencapaian ASI eksklusif terutama penghentian pemberian ASI eksklusif pada 4 minggu postpartum. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keterlambatan onset laktasi pada ibu postpartum normal. Jenis penelitian adalah kohort. Penelitian ini dilakukan di Bidan Praktek Mandiri Kota Pematansgiantar pada Mei-Juli 2017. Populasi adalah ibu postpartum normal, sampel penelitian diambil dengan teknik consecutive sampling sebesar 67 sampel, dengan kriteria inklusi usia 18-40 tahun, usia kehamilan 21-42 minggu dan kehamilan tunggal. Analisa data menggunakan uji Chi square, Fisher dan regresi logistik binomial, dengan interval kepercayaan 95% . Onset laktasi > 72 jam dialami 26,9% responden. Tidak ada hubungan umur, paritas, indeks massa tubuh, berat badan lahir dan pembesaran payudara selama kehamilan dengan keterlambatan onset laktasi. Ada hubungan inisiasi menyusu dini dengan keterlambatan onset laktasi (p=0,04; RO 0,29 95% CI 0,08-1,03). Probabilitas seorang ibu yang tidak melakukan IMD untuk mengalami onset laktasi  yang cepat (< 72 jam) adalah sebesar 14,3%. Faktor yang berhubungan dengan keterlambatan onset laktasi adalah inisiasi menyusu dini. Perlu dilakukan edukasi kepada ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini.

Keywords


delayed onset of lactation; postpartum

Full Text:

PDF

References


Doris Fok. (2018). Early Initiation And Regular Breast Milk Expression Reduce Risk Of Lactogenesis Ii Delay In At-Risk Singaporean Mothers In A Randomised Trial. Singapore Medical Journal, 123.

E.-F. Tavoulari, V. Benetou, P. V.Vlastarakos, E. Andriopoulou, G. Kreatsas, and A. L. (2015). Factors affecting breastfeeding initiation in Greece: What is essential? Midwifery, 31, n. 323–33.

E Brownell. (2012). Does delayed onset lactogenesis II predict the cessation of any or exclusive breastfeeding? J Pediatr, 608–614.

H. Castillo, I. S. Santos, and A. M. (2016). Maternal Pre-Pregnancy BMI, Gestational Weight Gain, and Breastfeeding. Eur. J. Clin. Nutr, 70, n. 431–436.

Kementerian Kesehatan, R. (2012). Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 2012 Tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif.

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013.

Kronborg, H., Vaeth, M., & Rasmussen, K. (2012). Obesity and early cessation of breastfeeding in Denmark. European Journal of Public Health, 316–322.

Mannel, R., Martens, P., Walker, M., & M. (2008). Core Curriculum for Lactation Consultant Practice. Jones and Barlett Publishers.

Marinelli, K. (2014). Where’s the milk? Delayed Lactogenesis II. http://www.kansasiii.org

Mawarti, R., & Mayasari, S. (2014). Inisiasi Menyusu Dini Mempercepat Onset Laktasi. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 10(2), 199–206.

N Hurst. (2007). Recognizing and Treating Delayed or Failed Lactogenesis II. J Midwifery Women's Health, 588–594.

Nommsen-Rivers, L., Chantry, C., Peerson, J., Cohen, R., & Dewey, K. (2010). Delayed onset of lactogenesis among first-time mothers is related to maternal obesity and factors associated with ineffective breastfeeding. Am J Clin Nutr, 574–584.

Roesli, U. (2009). Panduan Praktis Menyusui. Pustaka Bunda.

Silaban, E., & Susanti, D. (2012). Waspadai Keterlambatan Onset Laktasi Pada Ibu Obesitas. Media Ilmu Kesehatan.

Tao, X. et all. (2017). Pre-Pregnancy BMI, Gestational Weight Gain, and Breast-Feeding: A Cohort Study in China. Public Health Nutr, 20, n, 1001–100.

WHO. (2016). Retrieved December 19, 2016. who: who.int/mediacentre/factssheets/f5342/en




DOI: http://dx.doi.org/10.33757/jik.v4i1.254

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33757/jik.v4i1.254.g119

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


E-ISSN : 2597-8594 (Online) P-ISSN : 2580-930X (Cetak)
Publish by STIKes Alifah Padang
Jl. Khatib Sulaiman No 52 B Kota Padang. Telp 0751-7059849. Fax 0751-7059849. Website: www.stikesalifah.ac.id
Email : jik.alifah@stikesalifah.ac.id
Creative Commons License
This JIK Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.