Determinan Kelelahan Mata Pada Pekerja Kantor Yang Work From Home (WFH) di Kota Padang

Yulia Yulia, Nurul Prihastita Rizyana, Afzahul Rahmi

Abstract


Berdasarkan hasil survei American Optometric Association tahun 2016 di Amerika Serikat tentang Most Americans Experience Digital Eye Strain from Overexposure to Computers According to Survey, bahwa rata-rata waktu kerja yang digunakan untuk bekerja dengan komputer adalah 5,8 jam atau 69% dari total 8 jam kerja. Penggunaan komputer yang berlebihan kerap kali mengakibatkan peningkatan risiko gangguan kerja. Data Riskesdas 2018 bahwa 94,6% pekerja mengalami cidera karena kelalaian /ketidaksengajaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian kelelahan mata pada pekerja kantor yang work from home (wfh)di Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan google form yang disebarkan pada pekerja kantor yang wfh di Kota Padang pada bulan September 2020. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa prevalensi kejadian kelelahan mata pada responden pekerja perkantoran yang wfh di Kota Padang sebesar 56,5%. Ada hubungan jarak pandang mata ke layar berisiko (p=0,000), waktu istirahat yang tidak cukup (p=0,000), lama bekerja > 8 jam (p=0,000), lama penggunaan HP/laptop/dll yang berisiko (p=0,000), dan lama bekerja wfh (p=0,001)  dengan kejadian kelelahan mata pada pekerja kantor di Kota Padang.Disarankan untuk pekerja yang wfh untuk melakukan istirahat yang cukup atau peregangan diantara waktu penggunaan laptop/handphone yang lama serta melakukan kebiasaan menjaga jarak ketika menggunakan laptop/handphone.


Keywords


Kelelahan Mata, Pekerja Kantor, WFH

Full Text:

PDF

References


America Optometric Association. 2016. Most american Experience digital Eye strain from overexposure to computers according to survey. AOA. www.aoa.org.

Putri. FA. 2016. Faktor-faktor yang berpengaruh dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di Call Center PT. AM tahun 2016. Program Studi

Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. [Skripsi]. Jakarta.

Wiyanti, Nina dan Tri Martiana. 2015. Hubungan Intensitas Penerangan dengan kelalahan Mata pada Pengrajin Batik Tulis. The International Journal Of Occupational Safety and Health. Vol 4. No. 2 Juli-Desember 2015: 144-154.

Kusuma, et al. 2010. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelalhan mata operator komputer di kantor Samsat Palembang. Jurnal Imu Kesehatan Masyarakat. Vol 1 No. 1 Maret 2010.

Hanum, I.F. 2008. Efektivitas Penggunaan Screen Pada Monitor Komputer Untuk Mengurangi Kelelahan Mata Pekerja Call Center di PT. Indosat NSR Tahun 2008. Tesis. Medan : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara.

OSHA. 1997. Working Safety with Video Display Terminals. Unites States : Department of Labor. https://www.osha.gov/. Diakses pada tanggal 28 Februari 2018.

Pheasant, S. 1991. Ergonomics, Work and Health. London : Macmillan Press.

Iridiastadi, H. dan Yassierli. 2014. Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Roestijawati N. 2007. Syndrome dry eye pada pengguna visual display terminal (VDT). Jurnal kedokteran Yarsi. Vol 13. No 2.: 205-217

Suhendi dan Fitriyana. 2013. Mewaspadai pengaruh negatif radiasi komputer laptop terhadap mata dan tubuh anda. https://www.safetysign.co.id/new/106

Sampouw, VP, Suoth LF, Franckie MRR. 2019. Hubungan Antara Lama Paparan Cahaya Monitor Komputer dengan Kelelahan Mata pada Gamer Online di Warung Internet Kota Manado. Jurnal Unsrat. Vol 8, No 6(2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019.

Shiozawa, K. 2006. Subsurface crack initiation and propagation mechanism in high-strength steel in a very high cycle fatigue regime. International Journal of Fatigue, 28(11): 1521– 1532.

Surayya,AM. 2018. Analisis keluhan kelalahan mata pada pekerja pengguna komputer. Jurnal Ilmiah Keselamatan dan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. Vol 4, No. 1 : 1-10

Jovanovic et al. 2020. Work related health disorders and work ability among computer-operating workers. Ipsitransaction.org. Ministry of education, Science and Technological development of republic of serbia.

Setyowati et al. 2021. Computer Vision Syndrome Among Academic Community In Mulwarman University, Indonesia During Work From Home In Covid-19 Pandemic. Joournal of Annals of tropical Medicine and public health. Vol. 24 Issue 01.

Suma’mur. 2009. Higiene perusahaan dan kesehatan kerja. Jakarta: Sagung seto.




DOI: http://dx.doi.org/10.33757/jik.v5i2.431

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33757/jik.v5i2.431.g183

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


E-ISSN : 2597-8594 (Online) P-ISSN : 2580-930X (Cetak)
Publish by STIKes Alifah Padang
Jl. Khatib Sulaiman No 52 B Kota Padang. Telp 0751-7059849. Fax 0751-7059849. Website: www.stikesalifah.ac.id
Email : jik.alifah@gmail.com
Creative Commons License
This JIK Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.