Analisis Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Tanjungpinang Timur

Kholilah Samosir, Rinaldi Daswito

Abstract


Penyakit DBD masih merupakan masalah besar pada kesehatan. Kota Tanjungpinang termasuk daerah endemis penyakit DBD, yang setiap tahunnya terdapat angka kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran penyakit DBD di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Metode penelitian merupakan observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah keseluruhan kasus DBD yang berada di lima kelurahan yang terdapat di Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang. Hasil Trend kasus DBD per tahun per kelurahan selama 7 tahun terakhir terdapat pada Kelurahan pinang kencana dan batu 9,Terdapat penyebaran DBD disekitaran rumah-rumah yang dinyatakan terdapat jentik baik pada radius 100 m hingga 500 m dari titik-titik rumah positif jentik.Variabel curah hujan, kelembaban udara, suhu udara rata-rata, suhu udara minimum, suhu udara maksimum tidak terdapat hubungan dengan DBD secara statitik. Namun terdapat hubungan kecepatan angin dengan DBD di Kota Tanjung. Berbeda dengan analisis statistik variabel cuaca dengan kasus DBD di Kecamatan Tanjungpinang Timur menunjukkan variabel curah hujan, kelembaban udara, suhu udara rata-rata, suhu udara maksimum tidak terdapat hubungan, tetapi terdapat hubungan suhu udara minimum dan kecepatan angin dengan kejadian DBD di Kecamatan Tanjungpinang Timur.


Keywords


DBD, Spasial, Cuaca

Full Text:

PDF

References


WHO. (2012). Dengue and severe dengue. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs117/en/.

WHO. (2014). Panduan Lengkap Pencegahan, Pengendalian Dengue dan Demam Berdarah Dengue, Haemorrhagic fever in South Asia Region: report of WHO consultation, New Delhi, Regional Office of South-East Asia

United Nation Development (2007). Program Indonesia. Sisi Lain Perubahan Iklim. Jakarta: UNDP ;2007

Talle M. Baba and M. (2011). The effect of climate on dengue virus infections in Nigeria. NewYork Science Journal,vol.4,no. 1, pp. 28–33, 2011.

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2017. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Dinkes Provinsi Kepri. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Kepri 2017. Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.

Dinkes Kota Tanjungpinang. (2018). Situasi DBD di Kota Tanjungpinang 2013-2017. Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

Kemenkes RI. (2011). Modul Pengendalian Demam Berdarah Dengue.

Dinkes Kota Tanjungpinang. (2019). Situasi DBD di Kota Tanjungpinang. Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

Linawati., A. dkk. (2017). Tingkat Kepadatan Jentik Nyamuk Aedes aegypti Pada Tempat Penampungan air Controltable Sites dan Disposible Sites di Sekolah Dasar Kecamatan Banjar Baru Utara, Berkala Kedokteran , 13(1)

Daswito, Rinaldi dan Samosir, Kholilah. (2019). Analisis Kepadatan Jentik Aedes SP Pada Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kecamatan Tanjungpinang Timur Tahun 2019. Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang

Faiz N,R. Rahmawati, dan D.Safitri.(2013). Analisis Spasial Penyebaran Penyakit DBD dengan Indeks Moran dan geary’s C (Studi Kasus Di Kota Semarang tahun 2011).Jurnal Gaussian 2 (1):69-78

Yana, Yuli dan Rahayu, Sri Ratna (2017). Analisis Spasial Faktor Lingkungan dan Distribusi Demam Berdarah Dengue. Higeia Journal of Public Health Research dan Development Vol. 1 No. 3 Tahun 2017

Ruliansyah A, Yuliasih Y, Ridwan W, Kusnandar AJ. (2017). Analisis Spasial Sebaran Demam Berdarah Dengue di Kota Tasikmalaya Tahun 2011 – 2015. Aspirator. 2017;9(2):85-90.

Mulyati, S.A.(2016). Studi Spasial Persebaran penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Tahun 2013-2016. Jurnal Universitas Halu Oleo, 1(3): 1-10

Wahyuningsih, Fajriatin. (2014). Analisis Kejadian Demam BErdarah Dengue diwilayah Kerja Puskesmas Kota Bekasi Tahun 2011-2013. (2014). http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25541/1/Fajriatin Wahyuningsih - fkik.pdf.

Prasetyowati, H., Hendri, J., & Wahono, T. (2016). Status Resistensi Aedes aegypti (Linn.) terhadap Organofosfat di Tiga Kotamadya DKI Jakarta. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 12(1), 23–30.

Masrizal, Sari NP. (2016). Analisis Kasus DBD Berdasarkan Unsur Iklim dan Kepadatan Penduduk Melalui Pendekatan GIS di Tanah Datar. J Kesehat Masy Andalas. 2016;10(2):166-171

Dini, A.M.V., Fitriany,R.N., dan Wulandari,R,A. (2010). Faktor Iklim dan Angka Insiden Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Serang. Makara Kesehatan Volume 14 Nomor 1

Kurniawati R, Wati DM, Ariyanto Y. (2014). Analisis Spasial Sebaran Kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Kabupaten Jember Tahun 2014 Spatial Analysis of Dengue Hemorrhagic Fever Distribution in Jember 2014. 2015:1-7.




DOI: http://dx.doi.org/10.33757/jik.v6i1.489

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33757/jik.v6i1.489.g213

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


E-ISSN : 2597-8594 (Online) P-ISSN : 2580-930X (Cetak)
Publish by STIKes Alifah Padang
Jl. Khatib Sulaiman No 52 B Kota Padang. Telp 0751-7059849. Fax 0751-7059849. Website: www.stikesalifah.ac.id
Email : jik.alifah@gmail.com
Creative Commons License
This JIK Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.