Management Exercise Kaki Terhadap Nilai ABI pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 : Literature Review

Hidayati Hidayati, Mike Asmaria, Aulia Asman

Abstract


Meningkatnya prevalensi DM Tipe 2 tidak tertutup kemungkinan akan terjadi komplikasi. Keadaan hiperglikemia yang tidak dikelola/tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan disfungsi vaskularisasi baik secara makrovaskular maupun microvaskular. Komplikasi secara makrovaskuler lebih lanjut akan menyebabkan masalah kesehatan seperti PAD. Hal yang sangat dikhawatirkan, PAD merupakan penyebab paling sering pada ulkus diabetikum. Penilaian PAD dapat dilakukan dengan pengukuran nilai ABI. untuk mencegah PAD dapat dilakukan dengan perawatan kaki. Perawatan kaki yang diberikan dapat berupa latihan fisik  seperti senam kaki, resistence exercise, ROM dan lain-lain. Literatur review ini bertujuan untuk mengkaji tentang pengaruh Exercise kaki terhadap Nilai ABI pada penderita DM tipe 2. Studi literatur ini diperoleh dari beberapa database yaitu proquest, e-resources perpustakaan nasional, e-resources Ristekdikti, Google Scholar dan Pubmed. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian litratur antara lain, Excercise kaki, ankle brahial indeks, Peniferial arterial disease dan diabetes mellitus. Seluruh hasil penelitian yang direview menyatakan exercise kaki secara signifikan mempengaruhi peningkatan nilai ABI pada penderita DM tipe 2. Exercise kaki pada penderita DM tipe 2 akan memperlancar peredaran darah periper. Keadaan ini dapat menghindari penderita dari PAD sehingga penderita masih bisa hidup secara mandiri, mampu menolong dirinya sendiri tanpa tergantung dengan orang sekitarnya walaupun  menderita penyakit kronis.


Keywords


ABI, DM tipe 2, Exercise kaki, PAD

Full Text:

PDF

References


Budiana. (2016). Modul Konsep dasar Keperawatan.

Damayanti, santi. (2015). Diabetes Mellitus dan Penatalaksanaan Keperawatan. Nuha Medika.

Dewi, E. I., Yollanda, A., Widayati, N., & Rondhianto, R. (2020). Pengaruh Therapeutic Exercise Walking terhadap Sirkulasi Darah Perifer pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. (The Effect of Therapeutic Exercise Walking on Pheripheral Blood Circulation in Patients wit. Pustaka Kesehatan, 8(1), 1. https://doi.org/10.19184/pk.v8i1.5915

Dinker R Pai, S. S. (2013). Diabetic Foot Ulcer – Diagnosis and Management. Clinical Research on Foot & Ankle, 01(03), 1–9. https://doi.org/10.4172/2329-910x.1000120

Djamaludin, D., Setiawati, S., & Yulendasari, R. (2019). Pengaruh latihan range of motion (ROM) ankle terhadap pencegahan terjadinya neuropati dan angiopati pada klien diabetes melitus. Holistik Jurnal Kesehatan, 13(3), 263–269. https://doi.org/10.33024/hjk.v13i3.1941

Elfi, E. F. (2015). Peran Latihan Disupervisi Pada Pasien Dengan Penyakit Arteri Perifer Eksremitas Bawah. Majalah Kedokteran Andalas, 37(2), 151. https://doi.org/10.22338/mka.v37.i2.p151-161.2014

Frykberg, R. G., Zgonis, T., Armstrong, D. G., Driver, V. R., Giurini, J. M., Kravitz, S. R., Landsman, A. S., Lavery, L. A., Moore, J. C., Schuberth, J. M., Wukich, D. K., Andersen, C., & Vanore, J. V. (2006). DIABETIC FOOT DISORDERS: A CLINICAL PRACTICE GUIDELINE (2006 revision). Journal of Foot and Ankle Surgery, 45(5 SUPPL.), 1–66. https://doi.org/10.1016/S1067-2516(07)60001-5

Hijriana, I., Suza, D. E., & Ariani, Y. (2016). Pengaruh Latihan Pergerakan Sendi Ekstremitas Bawah Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (Abi) Pada Pasien Dm Tipe 2. Idea Nursing Journal, 7(2), 32–39. https://doi.org/10.52199/inj.v7i2.6452

Kshanti, I. A. M., Wibudi, A., Sibaani, R. P., Saraswati, M. R., Dwipayana, I. M. P., Mahmudji, H. A., Tapahary, D. L., & Pase, M. A. (2019). Pedoman Pemantauan Glukosa Darah Mandiri. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia, 28 halaman.

Mahdavi, A. R., Etemad, K., Haider, M., & Alavinia, S. M. (2013). The effect of seeing a family physician on the level of glycosylated hemoglobin (HbA1c) in type 2 Diabetes Mellitus patients. Journal of Diabetes and Metabolic Disorders, 12(1), 1. https://doi.org/10.1186/2251-6581-12-2

Pebrianti, S. (2017). BUERGER ALLEN EXERCISE DAN ANKLE BRACHIAL INDEX ( ABI ) PADA PASIEN ULKUS KAKI DIABETIK DI RSU DR . SLAMET GARUT Sandra Pebrianti Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Email : ners_sandra@yahoo.co.id PENDAHULUAN Diabetes Melitus ( DM ) merupakan ke. Indonesia Journal of Nursing Sciences and Practice, 94–110.

PERKENI. (2011). Konsensus Diabetes Mellitus. Perkeni, 16(1994), 1–27. http://eprints.ums.ac.id/37501/6/BAB II.pdf

Pratiwi, R. M. (2018). Pengaruh Resistance Exercise Terhadap Perbaikan Neoropati Diabetikum, Ankle Bracial Index dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasieen Diabetes Mellitus Tipe 2. In Ir-perpustakaan Universitas AIRLANGGA. Airlangga.

Putri, N. K. E. (2014). Efektivitas Latihan Fisik Resistance Exercise Terhadap Penurunan Glukosa Darah Sewaktu (Gds) Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Iidi Rs. Umum Daerah Kota Semarang [Unissila]. https://doi.org/IOS15607.2123

Ruben, G., Rottie, J., & Karundeng, M. (2016). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Enemawira. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 4(1), 105933.

Sari, Arwinda; W, Anwar Wardy; Sofiani. (2019). Efektifitas Perbandingan Buerger Allen Excercise dan senam kaki terhadap Nilai ABI Pada Penderita DM Tipe II. Joting, 1, 1–16.

Setiati, Siti; Idrus, Alwi; Aru W Sudoyo, K. S. B. S. A. F. S. (2016). Ilmu Penyakit Dalam Jilid II edisi IV. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.

Sherwood, L. (2016). Human Pshiology frpm cells to systems (9th ed). Boston.

Sidartawan, Soegondo; Pradana, S. I. S. (2009). Penatalaksanaan diabetesmellitus terpadu. Balai penerbit FKUI.

Taufiq, I. (2018). Pengaruh Jalan Sehat terhadap Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 11(1), 1. https://doi.org/10.26630/jkm.v11i1.1736

Widyanthari, Desak Made; Sitorus, R. Y. (2016). Pemeriksaan Ankle Brachial Index (ABI) Post Exercise Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Peripherial Arterial Disease. Jurnal Keperawatan Community of Publishing in Nursing (COPING) NERS, 18–23.

Yuanto, H. H., Bakar, A., & Astuti, P. (2018). PENGARUH KOMBINASI SENAM KAKI DAN AROMATERAPI TERHADAP ABI DAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DM DI PUSKESMAS JAJAG: The Influence Of Combination Of Foot Gymnastic And Aromatheraphy To Abi And Stress Levels In Dm Patients In Jajag Health Center. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 4(2), 62–69. https://doi.org/10.33023/jikep.v4i2.192




DOI: http://dx.doi.org/10.33757/jik.v6i1.520

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33757/jik.v6i1.520.g237

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


E-ISSN : 2597-8594 (Online) P-ISSN : 2580-930X (Cetak)
Publish by STIKes Alifah Padang
Jl. Khatib Sulaiman No 52 B Kota Padang. Telp 0751-7059849. Fax 0751-7059849. Website: www.stikesalifah.ac.id
Email : jik.alifah@gmail.com
Creative Commons License
This JIK Jurnal Ilmu Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.